Widy5angel's Blog

Just another WordPress.com weblog

CITA-CITAKU ADALAH …

on January 21, 2011

Di suatu pagi, di sekolah Putera Bangsa, kelas V B, ibu guru Rita sedang memberikan tugas kepada murid-murid untuk membuat suatu karangan tentang cita-citaku. Semua murid lantas sibuk dengan tugas baru yang diberikan ibu guru dan langsung menulis. Namun, Sonny, anak laki-laki yang badannya cukup besar dan tinggi itu, berpikir keras tentang karangan yang akan dia tulis.

“Aduh, apa ya cita-citaku? Aku bingung mau menulis apa.” ,pikirnya.

Akhirnya bel pun berbunyi, tanda pelajaran bahasa Indonesia sudah selesai. Lalu ibu guru berkata agar melanjutkan tugas karangan di rumah dan dikumpulkan besok. Dan tibalah waktu istirahat.

Sonny bertanya kepada temannya, Ardi, yang duduk di sebelahnya “Apa kamu sudah tahu cita-citamu?”.

“Tentu saja, aku mau menjadi pilot kalau aku sudah dewasa nanti.”, kata Ardi.

“Bagaimana dengan kamu, Son?” , tanya Ardi kepada Sonny.

“Hmmm…aku tidak tahu cita-citaku, Di. Kamu bisa bantu aku tidak, Son?” kata Sonny.

“Cita-cita adalah sesuatu yang kamu impikan agar kelak saat besar kamu bisa melakukannya. Kamu sendiri yang harus menemukannya. Aku tidak bisa bantu kamu memilih cita-citamu. Coba kamu pikir-pikir, Son” jawab Ardi.

“Oh, begitu ya. Coba aku pikir dan semoga aku bisa menyelesaikan tugasku besok. Ayo kita main, Di!” kata Sonny. Lalu mereka pun bermain bola selama waktu istirahat.

Sepulang sekolah, Sonny mendapat kabar dari ibunya kalau nenek jatuh sakit dan dirawat di rumah sakit. Pada sore hari, ayah, ibu dan Sonny pergi menjenguk nenek yang sakit karena demam berdarah. Sonny begitu sedih melihat nenek yang selalu memasakkan makanan lezat baginya sekarang sedang terbaring lemas di tempat tidur. Kantong infus tergantung di tiang di sisi nenek, sebagai cairan untuk menyalurkan makanan dan obat untuk nenek yang tubuhnya sedang berperang melawan virus demam berdarah.

“Nenek, bagaimana kabarmu?”, Tanya Sonny.

“Nenek, baik-baik saja. Hanya nenek merasa lemas dan tidak kuat berjalan. Kau tak usah khawatir. Cukup doakan nenek saja agar segera sembuh.” Jawab nenek, sambil tersenyum.

Tak lama, seorang dokter datang untuk memeriksa keadaan nenek. Dan ia berkata, “Keadaan nenek masih lemah, karena trombosit darahnya rendah sekali jadi harus banyak istirahat di rumah sakit juga banyak makan makanan bergizi dan minum.”

Sonny teringat kata Ibu Guru tentang penyakit demam berdarah yang disebabkan oleh virus dan dibawa oleh penyakit Aedes Agyepti. Mungkin cuaca yang sering hujan membuat virus ini mudah berkembang dan banyak pasien lain juga mengidap penyakit yang sama.

Ketika Sonny hendak pulang ke rumah, ia berjalan melintasi rumah sakit dan melihat banyak pasien yang dirawat di rumah sakit tersebut. Sedangkan dokter dan perawat yang melayani terlihat sibuk kian kemari dan jumlahnya tak banyak. Lalu tercetuslah suatu ide besar di kepalanya.

“Aku mau menolong orang-orang yang sakit ini. Aku kasihan karena banyak orang yang jatuh sakit seperti nenek. Aku mau menjadi dokter suatu saat nanti.”, pikirnya.

Sesampainya Sonny di rumah, ia langsung mengambil tugas karangan bahasa Indonesia dan sebuah pena. Mulailah dia menulis tentang cita-citanya untuk menjadi dokter dan alasannya secara lengkap dan jelas.

Dua hari kemudian, di sekolah, Ibu Rita membagikan tugas karangan kepada murid-muridnya dan berkata, “Ibu akan membagikan tugas-tugas kalian. Ibu begitu senang karena kalian menulis dengan baik. Dan Ibu memilih karangan terbaik dari kelas ini yang adalah karangan dari … SONNY”.

Sonny pun kaget mendengar namanya disebut, lalu ia maju ke depan kelas dan membacakan karangannya di depan teman-temannya. Setelah ia selesai, semua teman-teman dan ibu guru bertepuk tangan dengan keras. Sonny begitu bangga karena karangannya adalah yang terbaik dan juga yang terpenting adalah ia tahu cita-citanya.

Sonny menjadi anak yang begitu rajin dalam belajar sehingga ia mendapat ranking satu di akhir tahun pelajaran. Ia berharap bahwa dengan belajar dengan rajin, ia bisa meraih cita-citanya menjadi dokter. Selain itu, ia selalu menolong teman-temannya yang membutuhkan pertolongan. Ayah dan ibu Sonny begitu bangga dan gembira melihat Sonny berubah menjadi lebih rajin dan berprestasi. Mari berharap agar Sonny dapat meraih cita-citanya, begitu juga kalian.

About these ads

3 responses to “CITA-CITAKU ADALAH …

  1. a saucy shanz says:

    “bagus sekali nih!”

  2. andre says:

    cita2 ku menjadi pengusaha

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 733 other followers

%d bloggers like this: