Widy5angel's Blog

Just another WordPress.com weblog

Kisah Serba Salah

on February 23, 2012

Kisah Serba Salah : Ayah, Anak dan Seekor Keledai

Ini kisah tentang bapak, anak dan keledainya yang merepotkan.
Tiap hari mereka harus menyediakan rumput, dan, yang paling tidak enak, harus selalu membersihkan kotoran keledai di kandang.
“Kenapa tidak kita jual saja keledai ini, pak?”
Kita jual? Si Bapak merenung.
Dengan perasaan apa boleh buat, Pak Dongkus setuju.
Matahari pagi mulai menghangati bumi, ketika tiga mahluk Tuhan beda posisi ini jalan beriringan menuju pasar di kota.
“Hei, kalian mau kemana?” seorang tetangga menyapa mereka. Pak Dongkus menjawab singkat bahwa mereka akan ke pasar di kota.
“Kalian punya keledai kenapa tidak dinaiki? Dimana otak kalian?” kata tetangga usil itu.
Panas Pak Dongkus mendengar teguran tetangga itu. Setelah berunding dengan Dongki, ia naik ke keledai, sementara si anak berjalan mengiringi. Namun belum 50 meter berjalan, gangguan kedua muncul.
“Bapak macam apa itu? Dirinya enak” naik keledai, anaknya disuruh jalan kaki!
Suara tetangga kedua ini makin memerahkan telinga. Cepat-cepat Pak Dongkus turun dari punggung keledai.
Kini giliran Dongki naik dipunggung keledai. Sementara Pak Dongkus jalan kaki mengiringi. “Sekarang tak akan ada yang mencela lagi,” katanya dalam hati.
“Wah! Ini anak tidak hormat pd orangtua!” Seorang tukang rumput yang berpapasan jalan mencela. “Anak enak” naik keledai, ayahnya yang tua itu dibiarkan jalan kaki! Kamu juga! Kenapa orangtua tidak bisa didik anak?”
Anak-bpk duduk di bawah pohon. Apa pun yang mereka lakukan salah semua.
Sementara, diam-diam keledai berjalan sendiri menuju hutan.
Dongki bersorak lihat jauh disana keledai menghilang ke hutan.
“Ayah, kita bebas sekarang!” teriaknya .“Ya, kita bebas dari keledai yang merepotkan itu!”
Mereka pun pulang dgn riang, tdk takut lagi ada yang mencela bgmn bersikap terhadap keledainya!

Pesan moral:
Kita tak akan pernah bisa memuaskan semua orang dan mendengarkan semua opini orang. Maka, jadilah dirimu sendiri dan lakukan apa yang kau anggap benar.

taken from the story forwarded by someone


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: